+021 - 83704362 - 63 - 64 -66

perdanatour@yahoo.com

Alamat Kantor

Jl. KH. Abdullah Syafiie No. 25.
Tebet - Jakarta Selatan 12830
  • LOGO
  • LOGO

Setiap bulan dalam kalender islam memiliki keutamaannya tersendiri, begitu juga bulan Safar, Pastinya kita sebagai umat Islam mengharapkan keberkahan di dalamnya. Tidak ada hadits tentang bulan safar yang khusus menyebutkan keistimewaan bulan safar atau keutamaan bulan safar menurut Sunnah,  sehingga tidak ada tanggal baik untuk menikah di bulan safar secara khusus ataupun keutamaan menikah di bulan safar. Sebagian orang enggan menjadikan bulan safar untuk menikah karena menganggap bulan safar adalah bulan sial dan khawatir jika nikah di bulan safar maka pernikahan di bulan safar tersebut akan menghadapi banyak masalah. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada penularan penyakit, tidak diperbolehkan meramalkan adanya hal-hal buruk, tidak boleh berprasangka buruk, dan tidak ada keburukan dalam bulan Shafar.”

Anggapan tentang bulan safar adalah bulan sial itu tidak benar karena merupakan keyakinan masyarakat Jahiliyah. Amalan di bulan safar sama seperti bulan lainnya. Tidak ada amalan di bulan safar yang khusus dilakukan di bulan safar. Kita bisa mengamalkan amalan di bulan safar sebagaimana yang diamalkan di bulan lainnya. Oleh karena itu, hukum menikah di bulan safar menurut Islam adalah baik sebagaimana hukum menikah di bulan lain juga baik. Berkeyakinan bahwa menikah di bulan safar akan mendatangkan sial, akan mengantarkan pada thiyarah. Dan tiyarah merupakan bentuk kesyirikan.

Semoga kita semua dijauhkan dari bala’ dan kesialan serta mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW. Aamiin.

Setiap bulan dalam kalender islam memiliki keutamaannya tersendiri, begitu juga bulan Safar, Pastinya kita sebagai umat Islam mengharapkan keberkahan di dalamnya. Tidak ada hadits tentang bulan safar yang khusus menyebutkan keistimewaan bulan safar atau keutamaan bulan safar menurut Sunnah,  sehingga tidak ada tanggal baik untuk menikah di bulan safar secara khusus ataupun keutamaan menikah di bulan safar. Sebagian orang enggan menjadikan bulan safar untuk menikah karena menganggap bulan safar adalah bulan sial dan khawatir jika nikah di bulan safar maka pernikahan di bulan safar tersebut akan menghadapi banyak masalah. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada penularan penyakit, tidak diperbolehkan meramalkan adanya hal-hal buruk, tidak boleh berprasangka buruk, dan tidak ada keburukan dalam bulan Shafar.”

Anggapan tentang bulan safar adalah bulan sial itu tidak benar karena merupakan keyakinan masyarakat Jahiliyah. Amalan di bulan safar sama seperti bulan lainnya. Tidak ada amalan di bulan safar yang khusus dilakukan di bulan safar. Kita bisa mengamalkan amalan di bulan safar sebagaimana yang diamalkan di bulan lainnya. Oleh karena itu, hukum menikah di bulan safar menurut Islam adalah baik sebagaimana hukum menikah di bulan lain juga baik. Berkeyakinan bahwa menikah di bulan safar akan mendatangkan sial, akan mengantarkan pada thiyarah. Dan tiyarah merupakan bentuk kesyirikan.

Semoga kita semua dijauhkan dari bala’ dan kesialan serta mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW. Aamiin.

Share :